Ketua DPRD Landak Pimpin Rapat Paripurna Ke-8 Masa Sidang 1 Tahun 2022 Dalam Rangka Penyampaian Nota Keuangan dan Raperda Tentang Perubahan APBD Kab. Landak T.A 2022 oleh Pj. Bupati Landak

LANDAK - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak Heri Saman, pimpin rapat paripurna ke-8 masa sidang 1 tahun 2022 DPRD Kabupaten Landak dalam rangka penyampaian Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Landak T.A 2022 oleh Pj. Bupati Landak Samuel, SE., M.Si yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama DPRD Landak. Senin. (12/09/2022) 

Turut hadir Pj. Bupati Landak Samuel, SE., M.Si, Anggota DPRD Landak, dan OPD se-Kabupaten Landak.

Dalam pasal 161 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dinyatakan bahwa Perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar organisasi, antar unit organisasi, antar program, antar kegiatan, dan antar jenis belanja, keadaan yang menyebabkan SiLPA harus digunakan dalam tahun berjalan, keadaan darurat dan keadaan luar biasa

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Landak Samuel menyampaikan secara umum Pendapatan Daerah dalam P-APBD T.A 2022 ini sebesar Rp1,315 trilyun.

“Secara umum Pendapatan Daerah dalam P-APBD Tahun Anggaran 2022 ini sebesar Rp1,315 trilyun dengan rincian sebagai berikut. Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp78,431 milyar. Pendapatan Transfer sebesar Rp1,209 trilyun. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp27,480 milyar.” Ujar Pj. Bupati Landak Samuel.

Belanja Daerah APBD Murni T.A 2022 semula dianggarkan sebesar Rp1,330 trilyun bertambah sebesar Rp93,629 milyar sehingga menjadi sebesar Rp1,424 trilyun.

a. Belanja Operasi dalam APBD T.A 2022 semula dianggarkan sebesar Rp882,981 milyar, bertambah sebesar Rp54,993 milyar sehingga menjadi sebesar Rp937,975 milyar.

b. Belanja Modal dalam APBD Murni T.A 2022 semula dianggarkan sebesar Rp199,923 milyar, bertambah sebesar Rp14,796 milyar sehingga menjadi sebesar Rp214,720 milyar.

c. Belanja Tidak Terduga dalam APBD Murni T.A 2022 semula dianggarkan sebesar Rp12,756 milyar, bertambah sebesar Rp22,810 milyar sehingga menjadi sebesar Rp35,566 milyar.

d. Belanja Transfer yang didalamnya adalah Belanja Bantuan Keuangan dalam APBD Murni T.A 2022 semula dianggarkan sebesar Rp234,988 milyar, bertambah sebesar Rp1,028 milyar sehingga menjadi sebesar Rp236,016 milyar.

Pj. Bupati Landak Samuel, SE., M.Si berharap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD segera dibahas.

“Saya berharap bahwa Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD ini segera dibahas sehingga kita tepat waktu dalam penetapannya.” Ujar Pj. Bupati Landak Samuel, SE., M.Si